5 Posisi Tidur yang Membantu Mengurangi Nyeri Haid
16 Sep 2025

Halo Sahabat Aisyah, selamat datang kembali di artikel inspiratif Aisyah Scarves. Setelah sebelumnya kita membahas tentang OOTD hijab casual yang bisa jadi panduan gaya sehari-hari, kali ini Aisyah Scarves ingin berbagi sesuatu yang berbeda tapi tetap dekat dengan kehidupan perempuan sehari-hari, yaitu tentang kesehatan saat datang bulan. Nyeri haid seringkali membuat aktivitas dan tidur terganggu, sehingga penting sekali untuk tahu posisi tidur yang bisa membantu mengurangi rasa tidak nyaman.

Beberapa Posisi Tidur untuk Mengurangi Nyeri Haid

Nyeri haid (dismenorea) sering membuat tidur jadi terganggu. Memilih posisi tidur yang tepat bisa membantu mengurangi rasa sakit dan membuat tidur lebih nyenyak. Berikut posisi-posisi tidur yang bisa dicoba:

1. Tidur Fetal (Meringkuk)

Posisi tidur fetal (menggulung tubuh dengan lutut dekat dada) dipercaya membantu meredakan kram haid karena posisi ini mengurangi tekanan pada otot perut dan rahim.

Dengan lutut sedikit ditekuk, perut mendapat ruang, sehingga rasa nyeri bisa lebih ringan. Banyak sumber menyebut bahwa posisi tidur untuk mengurangi rasa nyeri haid dengan posisi ini cukup efektif.

2. Tidur Terlentang

Tidur terlentang atau tidur telentang membentangkan tubuh dan memungkinkan aliran darah dari rahim berjalan lebih lancar, tanpa tekanan dari bagian tubuh lain.

Meletakkan bantal di bawah lutut bisa membantu menopang punggung bawah dan mengurangi ketegangan otot sehingga rasa nyeri haid bisa berkurang.

3. Tidur Menyamping

Tidur menyamping adalah pilihan populer untuk posisi tidur untuk mengurangi nyeri haid.

Pilih sisi yang paling nyaman (seperti sisi kiri) karena bisa mengurangi tekanan pada organ dalam.

Meletakkan bantal di antara lutut bisa membantu menjaga kesejajaran pinggul dan mengurangi ketegangan punggung bawah.  

4. Pose Dewi Terlentang

Pose “dewi terlentang” (supine goddess pose) adalah posisi terlentang dengan kaki sedikit terbuka dan lutut ditekuk, serta punggung di lantai atau kasur yang rata.

Posisi ini bisa membantu meredakan nyeri panggul dan membantu otot sekitar rahim lebih rileks.

Meskipun tidak selalu disebut dengan nama “dewi terlentang” di literatur medis, beberapa variasi posisi terlentang dengan sedikit bukaan atau penyangga pada lutut memberi efek serupa seperti yang dijelaskan dalam sumber-posisi terlentang.

5. Tidur Telungkup

Tidur telungkup (menelungkup) biasanya kurang direkomendasikan saat haid karena posisi ini bisa memberi tekanan langsung ke perut dan rahim, yang bisa memperparah kram.

Bila kamu tetap suka tidur telungkup, gunakan bantal tipis di perut agar sedikit menopang dan mengurangi tekanan.

Cara Meredakan Nyeri Haid

Selain memilih posisi tidur yang tepat, berikut cara-cara tambahan untuk meredakan nyeri haid agar tidur lebih nyaman dan rasa kramnya berkurang:

1. Kompres Hangat

Saat merasa nyeri haid, Sahabat Aisyah bisa mengompres bagian yang sakit dengan handuk yang dicelupkan ke air hangat.

Hal ini akan membantu merilekskan otot yang berkontraksi dan mengurangi rasa sakit.

2. Konsumsi Makanan dan Minuman Hangat

Mengonsumsi makanan dan minuman hangat dapat menjadi cara alami untuk meredakan nyeri haid karena suhu hangat membantu melancarkan aliran darah, merilekskan otot rahim, dan mengurangi ketegangan.

3. Olahraga

Sahabat Aisyah juga bisa melakukan olahraga yang dapat membantu melepas ketegangan tubuh seperti yoga atau pilates. Ikuti gerakan yang dapat membuka otot perut bawah dan rahim agar nyeri haid dapat mereda.

4. Pijatan Lembut

Memijat lembut pada area perut atau pinggang bawah memakai minyak hangat atau balm bisa mengurangi nyeri dan meningkatkan sirkulasi darah di dalam tubuh.

5. Obat Pereda Nyeri

Hanya gunakan cara ini jika diperlukan. Banyak obat nyeri yang dijual bebas dan aman untuk dikonsumsi.

Namun, jika sakit yang dirasakan oleh Sahabat Aisyah sudah tidak tertahankan, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

6. Istirahat yang Cukup

Ciptakan suasana tidur yang nyaman dengan cara membenahi kasur dan bantal, serta mengatur suhu kamar agar sesuai dengan kebutuhan Sahabat Aisyah.

Tetap Produktif saat Haid bersama Aisyah Scarves

Saat Sahabat Aisyah sedang haid, produktivitas tak perlu terganggu jika memilih hijab yang nyaman dan mudah dikendalikan, seperti produk dari Aisyah Scarves.

Misalnya instant hijab atau scarf Ultrafine Voal yang ringan dipakai dan tidak membebani kepala; bahan Voal Waffle seperti pada Monogram Series dari Aisyah Scarves memberi rasa adem dan halus di kulit, sehingga cocok dipakai seharian, bahkan untuk aktivitas padat seperti kerja, kuliah, atau meeting.

Dengan desain yang timeless dan warna dasar yang mudah dipadupadankan, hijab-Aisyah memungkinkan transisi aktivitas tanpa harus sering adjust hijab atau merasa risih.

Jadi saat merasa kram ringan atau mood sedang kurang, hijab nyaman tetap dapat mendukungmu tampil rapi, percaya diri, serta tetap produktif.

Temukan produk yang cocok dengan gaya dan pilihan Sahabat Aisyah hanya di katalog produk Aisyah Scarves dan hubungi WhatsApp Aisyah Scarves untuk informasi lebih lanjut.

Q&A tentang Posisi Tidur saat Nyeri Haid

Bagaimana posisi tidur saat nyeri haid?

Tidur fetal atau meringkuk, tidur terlentang, tidur telungkup, tidur menyamping, dan tidur pose dewi terlentang.

Apa saja 7 larangan saat haid?

Menjalankan ibadah sholat dan puasa, menyentuh Al-Qur’an, masuk masjid untuk i'tikaf, mengabaikan kebersihan diri, melakukan olahraga berat, melakukan hubungan intim, dan mengonsumsi makanan yang dapat menyebabkan nyeri haid.

Nyeri haid pijat di mana?

Pijat lembut pada bagian punggung dan perut bawah untuk merilekskan ketegangan otot.

Apa yang harus dilakukan agar nyeri haid hilang?

Menggunakan kompres hangat, mengkonsumsi makanan dan minuman hangat, melakukan olahraga yang membantu meredakan nyeri, memijat lembut area nyeri, minum obat pereda nyeri bila dibutuhkan, dan istirahat yang cukup.

 :