Masjid Al-Aqsa: Sejarah, Fakta, dan Makna Bagi Umat Islam
18 Sep 2025

Masjid Al-Aqsa bukan hanya sekadar bangunan suci, tetapi juga simbol spiritual dan sejarah yang sangat penting bagi umat Islam.

Terletak di jantung Kota Tua Yerusalem, masjid ini menjadi saksi perjalanan panjang peradaban, tempat peristiwa Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW, sekaligus kiblat pertama sebelum Ka’bah.

Di balik kemegahannya, Al-Aqsa juga menyimpan kisah perjuangan, perebutan, dan harapan jutaan umat Muslim di seluruh dunia.

Sejarah Berdirinya Masjid Aqsa

Masjid Al-Aqsa berada dalam kompleks yang dikenal sebagai Al-Haram al-Sharif (“Tanah Suci yang Mulia”) di Kota Tua Yerusalem.

Bangunan utama yang sekarang disebut Masjid Al-Aqsa (atau Al-Qibli Mosque) dibangun pada masa Dinasti Umayyah oleh khalifah Abd al-Malik atau penerusnya al-Walid I sekitar abad ke-7 hingga awal abad ke-8 Masehi.

Sebelumnya, telah berdiri struktur yang lebih sederhana dan beberapa renovasi dan kerusakan akibat gempa dan konflik pernah terjadi sepanjang sejarahnya.

Untuk umat Islam, Masjid Al-Aqsa Palestina juga memiliki akar sejarah jauh lebih tua karena dalam literatur Islam dipercayai bahwa Nabi Ibrahim, Nabi Ishaq, dan Nabi Yaqub juga pernah terkait dengan wilayah ini dan bangunan suci di sana.

Beberapa riwayat menyebut bahwa Ibrahim AS membangun sebuah tempat ibadah di tanah yang kelak menjadi lokasi Al-Aqsa, yang kemudian diperbaiki oleh Nabi Sulaiman.

Kenapa Masjid Al Aqsa Penting bagi Umat Islam?

Masjid Al-Aqsa sangat penting bagi umat Islam karena beberapa alasan:

  • Masjid Al Aqsa Palestina pernah menjadi kiblat pertama bagi umat Islam sebelum arah salat berpindah ke Ka’bah di Makkah.
  • Masjid Al Aqsa disebut dalam Al-Qur’an, khususnya dalam surah Al-Isra ayat 1 yang menggambarkan perjalanan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjid Al Aqsa.
  • Kompleks Al Aqsa merupakan tempat yang sangat disucikan, bukan hanya karena bangunan fisik, tetapi juga sebagai simbol spiritual, sejarah para nabi, tempat ibadah, dan juga pusat keilmuan Islam pada masa klasik.

Baca juga: Inspirasi Outfit Olahraga Hijab Modis, Nyaman, dan Syar’i

Fakta seputar Masjid Aqsa

Berikut merupakan beberapa fakta seputar masjid al aqsa:

  • Kompleks Al Aqsa bukan hanya satu bangunan, melainkan mencakup berbagai struktur: Masjid Qibli (bangunan utama), Dome of the Rock (Kubah Batu), dan plaza Al-Haram al-Sharif.
  • Masjid Al Aqsa yang asli mengalami sejumlah kerusakan dan renovasi sepanjang sejarah akibat gempa bumi, kebakaran, serta peperangan.
  • Sebagai tempat ibadah dan simbol, gambar masjid Al Aqsa telah menjadi sumber inspirasi dakwah, seni, arsitektur, dan keilmuan dalam sejarah Islam.
  • Umat Islam menganggap shalat di Masjid Al Aqsa memiliki keutamaan besar. Salah satu hadis menyebut umat Islam dianjurkan melakukan perjalanan ke tiga masjid utama: Masjidil Haram, Masjid Nabawi, dan Masjid Al Aqsa.

Dibalik Penamaan Aqsa Series di Aisyah Scarves

Nama Aqsa Series lahir dari inspirasi Masjid Al-Aqsa, masjid penuh sejarah dan doa yang menjadi kiblat pertama umat Islam.

Aisyah Scarves ingin menghadirkan makna itu dalam setiap helai kain: kekuatan, kesabaran, dan harapan.

Saat Sahabat Aisyah mengenakan Aqsa Series, bukan hanya keanggunan yang terpancar, tetapi juga semangat untuk tetap teguh dan percaya diri di tengah perjalanan hidup, sebagaimana teguhnya Al Aqsa berdiri sepanjang zaman.

Temukan produk yang cocok dengan gaya dan pilihan Sahabat Aisyah hanya di katalog produk Aisyah Scarves dan hubungi WhatsApp Aisyah Scarves untuk informasi lebih lanjut.

QNA seputar Masjid Aqsa

Siapa yang membangun Masjid Al Aqsa?

Bangunan awal Al Aqsa dalam bentuk yang sederhana mungkin dibangun oleh khalifah Umar bin Khattab dari Dinasti Rashidun, namun struktur yang sekarang sering dikaitkan dengan khalifah Umayyah, khususnya Abd al-Malik dan al-Walid I

Kapan Masjid Al Aqsa dibangun?

Pembangunan utama masjid seperti yang dikenal sekarang dimulai pada abad ke-7 Masehi pada masa Umayyah, meskipun lokasi telah menjadi tempat suci sejak zaman lebih awal. Struktur telah mengalami renovasi dan rekonstruksi beberapa kali karena gempa dan konflik.

Kenapa Masjid Al Aqsa diperebutkan?

Masjid Al Aqsa Palestina diperebutkan karena simbol moral, religius, dan strategis: menjadi kiblat pertama, tempat Isra’ Mi’raj, pusat peribadatan, sekaligus lokasi yang secara historis dan arkeologis penting bagi banyak pihak. Keberadaannya sebagai tempat suci bagi Islam, Yahudi, dan Kristen menambah kompleksitas isu kepemilikan dan kontrol.

Kenapa Israel menginginkan Masjid Al Aqsa?

Klaim atas Al Aqsa dan lebih luasnya wilayah Haram al-Sharif / Temple Mount berkaitan dengan kepentingan religius, politik, dan identitas nasional.

Bagi beberapa kelompok Zionis, situs tersebut dianggap juga penting dalam tradisi Yahudi sebagai lokasi Bait Suci Kuno. Persaingan atas status kontrol, akses, dan penggunaan tempat suci ini menjadi salah satu sumber konflik di wilayah tersebut.

Kenapa Israel ingin merebut Masjid Al Aqsa?

Keinginan untuk mengubah status quo di Masjid Al Aqsa muncul dari beberapa kelompok yang melihat tempat tersebut sebagai bagian dari warisan Yahudi yang telah lama hilang (seperti Bait Suci).

Ada laporan bahwa beberapa pihak ingin memperluas akses atau membangun fasilitas lain di sekitar situs tersebut, serta penggunaan simbol-simbol religius untuk menegaskan klaim kepemilikan atas wilayah tersebut.

 :