
Sahabat Aisyah pasti sering mendengar anjuran sholat dhuha, salah satu sholat sunnah yang dikerjakan setelah fajar menyingsing. Ada banyak manfaat yang bisa Sahabat Aisyah raih jika rutin melaksanakannya.
Untuk itu, mari kita perdalam makna sholat dhuha, keutamaannya, dan pembahasan tata cara melaksanakannya melalui artikel di bawah ini.

Sholat dhuha adalah sholat sunnah yang dikerjakan pada waktu matahari mulai naik hingga menjelang masuk waktu zuhur.
Banyak ulama menyebutnya sebagai salah satu ibadah sunnah yang paling dianjurkan karena mengandung keutamaan besar serta menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah.
Sholat dhuha dapat dikerjakan minimal dua rakaat, dan semakin banyak rakaat semakin besar pula pahalanya.
Ibadah ini menjadi wujud syukur seorang hamba kepada Allah atas nikmat tubuh, rezeki, dan kehidupan yang diberikan setiap hari.

Tahukah kamu, keutamaan menegakkan salat dhuha ada banyak, salah satunya dibuatkan istana di surga. Selain itu, keutaman sholat dhuha adalah sebagai berikut.
Rasulullah SAW menyebutkan bahwa bagi siapa saja yang membiasakan sholat dhuha sebanyak dua belas rakaat, Allah akan membangun untuknya sebuah istana di surga. Ini menunjukkan betapa besar penghargaan Allah bagi hamba yang tekun menjaga ibadah sunnah ini.
Dalam sebuah hadis disebutkan bahwa setiap persendian manusia membutuhkan sedekah setiap hari. Gerakan-gerakan dalam sholat dhuha menjadi pengganti sedekah tersebut. Dengan kata lain, sholat dhuha menghadirkan pahala yang setara dengan bersedekah pada banyak hal.
Keutamaan sholat dhuha lainnya yakni sebagai momen penyucian batin. Ketika, seorang hamba dengan rutin melaksanakan sunnah ini, niscaya hati mereka akan terasa lebih bersih, tenang, dan ringan, seolah-olah kembali terlahir dengan jiwa yang baru.
Dhuha termasuk ibadah yang memberikan “pintu khusus” menuju surga bagi orang-orang yang istiqamah menjaganya. Ini menjadi keistimewaan bagi hamba yang tekun dalam amalan-amalan sunnah.
Dalam hadis qudsi, Allah menjanjikan kecukupan bagi hamba yang menjaga sholat dhuha. Tak hanya itu, rezeki, urusan duniawi, hingga keperluan harian akan dimudahkan hingga akhir hari.
Beberapa riwayat menyebutkan bahwa orang yang melaksanakan sholat subuh berjamaah lalu berdzikir hingga terbit matahari, kemudian sholat dhuha dua rakaat, akan memperoleh pahala seperti haji dan umrah yang sempurna.
Meskipun begitu, runtutan ibadah tersebut tidak bisa menggantikan ibadah haji yang sesungguhnya. Hanya saja, pahala yang didapat menunjukkan keutamaan pelaksanaannya.

Untuk dapat melaksanakan sholat dhuha, ada beberapa hal yang perlu Sahabat Aisyah perhatikan, di antaranya:
Waktu sholat dhuha dimulai ketika matahari naik setinggi tombak (sekitar pukul 07.00 pagi) hingga menjelang waktu zuhur. Waktu terbaiknya adalah ketika matahari mulai terasa panas.
Niat sholat dhuha dapat dilafalkan secara sederhana berikut:
اُصَلِّى سُنَّةَ الضَّحٰى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً ِللهِ تَعَالَى
“Ushalli sunnatadh Dhuhaa rak’ataini lillaahi ta’aalaa.”
Artinya: “Aku niat sholat sunah Dhuha dua rakaat karena Allah ta’ala.”
Cara pelaksanaan sholat dhuha tergolong mudah dilakukan, Sahabat Aisyah hanya perlu memerhatikan tata caranya sebagai berikut:
Sholat dhuha dilakukan dengan minimal 2 rakaat dan bisa ditambah menjadi 4, 6, 8, hingga 12 rakaat.
Doa yang umum dibaca setelah selesai sholat dhuha adalah:
اللَّهُمَّ إنَّ الضُّحَى ضَحَاؤُك وَالْبَهَا بَهَاؤُك وَالْجَمَالُ جَمَالُك وَالْقُوَّةُ قُوَّتُك وَالْقُدْرَةُ قُدْرَتُك وَالْعِصْمَةُ عِصْمَتُك اللَّهُمَّ إنْ كَانَ رِزْقِي فِي السَّمَاءِ فَأَنْزِلْهُ وَإِنْ كَانَ فِي الْأَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَإِنْ كَانَ مُعْسِرًا فَيَسِّرْهُ وَإِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَإِنْ كَانَ بَعِيدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضَحَائِكَ وَبِهَائِك وَجَمَالِك وَقُوَّتِك وَقُدْرَتِك آتِنِي مَا آتَيْت عِبَادَك الصَّالِحِينَ
“Allahumma innad Dhuhaa Dhuha uka, wal bahaa bahaa-uka, wal jamaala jamaa-luka, wal quwwaata quwwatuka, wal qudrota qudrotuka, wal ishmata ishmatuka. Allahumma inkaana rizqi fis-samaa-i fa-anzilhu, wainkaana fil-ardli fa akhrijhu, wainkaana mu’siron fayassirhu, wainkaana harooman fathohhirhu, wainkaana ba’iidan faqorribhu, bihaqqi Dhuhaaika, wabahaaika, wajaamalika, waquwwatika, waqudrotika, aatini maa’ataita ‘ibaadakash-sholihiin.”
Artinya: “Ya Allah sesungguhnya waktu Dhuha adalah Dhuha-Mu, dan keindahan adalah keindahanMu, dan kebagusan adalah kebagusan-Mu, dan kemampuan adalah kemampuan-Mu, dan kekuatan adalah kekuatan-Mu, serta perlindungan adalah perlindungan-Mu. Ya Allah apabila rezekiku berada di langit maka mohon turunkanlah, bila di bumi mohon keluarkanlah, bila sulit mudahkanlah, bila jauh dekatkanlah, dan bila haram bersihkanlah, dengan haq Dhuha-Mu, keindahan-Mu, kebagusan-Mu, kemampuan-Mu, kekuatan-Mu dan perlindungan-Mu, berikanlah kepadaku apa saja yang engkau berikan kepada hamba-hambamu yang shaleh.”
Keutamaan sholat dhuha tidak hanya memberikan limpahan pahala, tetapi juga menjadi pengingat halus bahwa Allah selalu membuka pintu kemudahan, rezeki, dan ampunan bagi siapa pun yang ingin mendekat kepada-Nya.
Di sinilah Aisyah Scarves dengan premise “Always Remember” hadir untuk mengajak setiap muslimah dalam selalu mengingat kebaikan, kelembutan, dan nilai ibadah di setiap langkah.
Termasuk melalui momen sederhana seperti berwudhu, menutup aurat, hingga menegakkan sholat sunnah dhuha. Karena setiap helai hijab yang dikenakan bukan hanya melengkapi penampilan, namun juga mengingatkan akan kedekatan seorang hamba dengan Tuhan mereka.
Apa saja keutamaan sholat dhuha?
Keutamaan sholat dhuha antara lain dicukupkan urusannya, mendapat pahala sedekah, dibuatkan istana di surga, hingga memperoleh pahala seperti haji dan umrah.
Apa keutamaan sholat 5 waktu?
Sholat wajib menjadi penopang utama agama, penghapus dosa, penenang hati, serta pembuka pintu rezeki dan keberkahan.
Keutamaan shalat dhuha jam berapa?
Waktu terbaik melaksanakan sholat dhuha adalah ketika matahari sudah mulai panas, sekitar pukul 08.00–11.00 pagi.
Apa yang dirasakan setelah sholat dhuha?
Banyak orang merasakan ketenangan, kelapangan rezeki, hati yang lebih ringan, serta rasa syukur yang meningkat.